Jumat, 10 Februari 2017

Entahlah

Hari ini aku benar-benar diuji perihal  kesabaran hati. Mungkin karena aku terlalu pandai menyembunyikan perihal kesedihan di depan mereka. Sehingga mereka tak pernah mengerti, bahwa aku juga memiliki banyak masalah yang harus aku selesaikan.
Mereka hanya ingin dimengerti dan difahami. Dengan memberiku banyak tuntutan. Tanpa pernah ingin mendengarkan apa yang sebenarnya sedang kurasakan. Tanpa pernah ingin tahu apa yang sedang aku mau.

Hariku terasa begitu sendu. Ingin rasanya kurebahkan segenap lelah dan pilu. Ingin kuceritakan perihal amarah yang sempat kutahan dan sedih yang sengaja kupendam; dari penglihatan.

Entah perasaan apa yang sedang menerpaku, aku tak bisa menjelaskannya dengan kata-kata. Aku hanya bisa menangis penuh isak hingga sesak. Ingin aku pergi menyepi, berteriak ditemani sunyi, melepaskan kekesalan yang tak mampu aku sampaikan.

Sayangnya, aku tak bisa, aku harus tetap menyelsaikan hal-hal yang sebenarnya tak aku inginkan. Entahlah, mungkin aku kelelahan, menghadapi berbagai persoalan dikehidupan yang penuh sandiwara dan perdebatan.

Sepuluh Februari, hanya hujan yang memahami dan mengerti. Tanpa perlu kuceritakan. Ia sedari pagi sudah menurunkan gerimisnya tak henti.
Mewakili aku yang ingin menangis karena sedang bersedih hati.


#30DWC #Day10 #DWCjilid4 #edisicurhat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar